Rabu, 20 Juni 2012

Sup manis labu kuning dan kacang hijau rasa kelapa

Inline image 1 

Bahan:
1 gelas kacang hijau
6 gelas air
200 cc santan kelapa
½ butir labu kuning dipotong kotak-kotak
Cara pembuatan:
1.   Kacang hijau dicuci sampai bersih, tuangkan 6 gelas air dan rendam selama 30 menit, kemudian mulai dimasak, setelah air mendidih kecilkan api, masak dengan api kecil sampai sedikit lembek, masukkan labu kuning.
2.   Setelah labu kuning masak, tuangkan santan kelapa, biarkan mendidih sebentar lalu sudah boleh matikan api, siap dihidangkan.
3.   Di hari panas boleh biarkan dingin dahulu dan masukkan ke dalam kulkas, kalau dingin sangat enak dimakan.

椰香南瓜綠豆甜湯
材料:
綠豆1杯、水6杯、椰奶200cc、南瓜半顆切方塊。

作法:
1、綠豆洗淨,加入6杯水泡30分鐘後開始煮,水滾後開小火燜煮到稍微爛後,加入南瓜。
2、南瓜熟後倒入椰奶,滾一下就可熄火,即可食用。
3、夏天可待冷卻後冰到冰箱裡,冷冷的很好吃。

(食譜提供:桃園慈濟志工)

Dengan melampaui batas agama, Dharmakaya Mahasattva masuk ke dalam khalayak ramai

Inline image 1
“Dengan banyak orang, keberkahan akan besar, tentu kekuatan juga besar.” Setelah Master mendengarkan laporan pelaksanaan empat misi utama dari insan Tzu Chi Indonesia, Master mengungkapkan perasaan terima kasihnya atas sumbangsih insan Tzu Chi terhadap warga miskin di Indonesia selama ini, kegiatan bakti sosial pembagian beras cinta kasih skala besar yang berulang kali dilakukan telah pun memberikan sedikit kekuatan untuk menentramkan kondisi masyarakat yang kurang tenang. Kesenjangan antara kaum kaya dan kaum miskin di Indonesia sangat besar, kaum kaya dilayani oleh para pembantu dalam kehidupan sehari-hari, bagaikan berada di alam surga, sedangkan kaum miskin untuk makan tiga kali sehari saja susah, jika sakit juga tidak mampu berobat, bagaikan berada di alam neraka.

Master mengharapkan insan Tzu Chi dapat menggerakkan konsep “kaum kaya yang kaya batiniah” dan “kaum miskin yang kaya batiniah”, agar orang yang hidup di alam surga dapat “melampaui alam surga” dengan menghargai keberkahan dan mau menciptakan keberkahan baru, menjadi Bodhisattva yang bersumbangsih tanpa pamrih; sedangkan penerima bantuan bisa tahu kalau mereka sendiri juga memiliki kemampuan untuk menolong orang lain, menimbulkan keikhlasan untuk bersumbangsih sedikit tanpa berdampak pada kondisi kehidupan sendiri, sehingga mereka dapat terus memupuk niat kebajikan.

“Saya berharap semua orang dapat bertekad untuk menjadi Bodhisattva, ke mana pun pergi dapat mensucikan batin manusia dan menciptakan keberkahan bagi masyarakat.” “Kita harus belajar pada para Bodhisattva yang berlayar dengan perahu welas asih di lautan penderitaan demi menyelamatkan semua makhluk, bukan saja masuk ke lautan penderitaan, juga harus berupaya untuk merubah lautan penderitaan menjadi lautan dharma, mencabut penderitaan pada diri kaum menderita, serta berulang-ulang membabarkan dharma kepada mereka, agar setiap orang dapat menyerapkan dharma ke dalam batin dan menerapkannya dalam tindakan, juga memiliki pengetahuan benar dan pandangan benar.”

Tanpa membedakan agama dan keyakinan, mengembangkan potensi semaksimal mungkin

Insan Tzu Chi Indonesia mengadakan bakti sosial pembagian beras cinta kasih di daerah pemukiman mayoritas muslim, dengan kewelas asihan dan kebijaksanaan menunaikan tugas untuk menolong kaum miskin dan menderita; Master mengambil contoh ini untuk menunjukkan bahwa cara satu-satunya untuk mengatasi kecurigaan dan rintangan yang diakibatkan oleh perbedaan agama dan keyakinan adalah “hati harus lapang, cinta kasih harus besar, tekad harus tegar dan keyakinan harus kokoh.”
 
Ketika kita memiliki hati dan dada yang lapang, tentu tidak akan lagi membeda-bedakan agama dan ras, serta akan bersumbangsih dengan cinta kasih universal tanpa pamrih; jika pun telah berikrar niat kebajikan dan keyakinan tetap teguh, tentu tidak akan lagi terganggu oleh pengaruh dari luar yang dapat menggoyahkan tekad hati. “Keyakinan harus teguh, namun tidak boleh angkuh; jika keyakinan sudah mendalam dan dapat mengecilkan keegoan, barulah akan merasakan kalau alam sangat luas dan penuh kenyamanan di mana pun berada.”

Master memberi pujian bahwa setiap insan Tzu Chi di setiap negara merupakan “Dharmakaya Mahasattva” (makhluk agung bertubuh Dharma), mereka telah menyerapkan Dharma ke dalam batin, mereka berhasil mengembangkan sila, samadhi dan kebijaksanaan untuk membebaskan diri dari kegelapan batin dan kerisauan, sehingga mampu mempergunakan kewelas asihan dan kebijaksanaan untuk menolong orang-orang yang menderita dalam masyarakat banyak.

“Semua keberhasilan dari misi-misi Tzu Chi merupakan hasil kerja dari setiap insan Tzu Chi yang benar-benar telah berbuat dengan sepenuh hati; semua orang bersatu hati, mampu mengecilkan keegoan tanpa mencari pujian untuk diri sendiri, setiap orang telah mengembangkan potensi diri semaksimal mungkin, jadi setiap orang sungguh patut dikagumi. Saya berharap semua orang dapat belajar pada kelebihan dari misi-misi pada setiap negara untuk memperbaiki kekurangan sendiri, di kemudian hari semua orang masih harus lebih giat lagi, serta berpartisipasi dengan sepenuh hati dan sepenuh cinta kasih.”

【Kata Perenungan Master Cheng Yen】
Berbuat dengan ikhlas dan menerima apa pun hasilnya dengan suka cita, tanpa perasaan mendapatkan atau kehilangan, serta tanpa pamrih, batin suci tanpa noda.

Ceramah Master Cheng Yen 7 Februari 2012
※ Dikutip dari Majalah Bulanan Tzu Chi edisi 544
 
跨越宗教藩籬 法身大士入人群
 
「人多、福大,力就大。」聽取印尼慈濟人四大志業成果報告,上人感恩慈濟人長期以來對印尼貧困居民付出,屢次的大型米糧發放,也為動盪的社會注入安定力量。印尼居民貧富懸殊,富裕者生活諸事有傭人操辦,如處天堂;貧困者三餐不繼,生病也無力就醫,如處地獄。

上人期待慈濟人能帶動「富中之富」與「貧中之富」,讓生活在天堂裏的人能「超越天堂」,惜福、造福,成為無私付出的菩薩;受助者也知道自己有助人的力量,願意在不影響生活的範圍內付出少許,持續培養善念。

「希望人人志為菩薩,所到之處都能淨化人心、造福社會。」「要學習菩薩『駕慈航,入苦海,度眾生』,不只是入苦海,還要化苦海成法海,為苦難人拔苦,復為說法,讓人人法入心、法入行,擁有正知正見。」

不分宗教信仰 發揮奈米良能

印尼慈濟人到伊斯蘭村落發放白米,悲智雙運完成濟助貧苦的任務;上人以此為例,指出若因不同宗教信仰而受質疑、阻擾,克服的訣竅無他,唯「心要寬,愛要大,志要堅,信要定」。

心胸寬大,就能不分宗教、不分種族,而以無私大愛付出;發心立願、信仰堅定,就不會受外在影響、動搖心志。「信仰要堅定,但不能驕慢;信仰愈徹底、身段愈縮小,才得天寬地闊,隨處皆能自在。」

上人讚歎各國慈濟人都是「法身大士」,法入心,具有戒、定、慧而解脫無明煩惱,故能於人群中悲智雙運救苦救難。

「慈濟志業成果,皆是每一位慈濟人真正投入心力所做;人人合心、縮小自己不居功,每一位都發揮奈米良能,令人讚佩。請大家帶回各國志業優點,改進自身缺失,未來仍要殷勤精進、用心用愛投入。」

【靜思小語】甘願做、歡喜受,無得失、無所求,心靈圓明自然。

證嚴上人開示於2012年2月7日《農正月‧十六》
※本文摘自:《慈濟月刊》544期《證嚴上人.衲履足跡》

Dengan Catur-samgraha-vastu melangkah di jalan yang benar dan merekrut Bodhisatwa dunia secara meluas

Raja Bimbisara sangat mengagumi Sang Buddha, suatu hari dia datang ke hadapan Sang Buddha dan menyampaikan permintaan tulus kepada Sang Buddha agar mau membawa serta para murid ke istana untuk menerima persembahan seumur hidup. Mendengar perkataan ini, Sang Buddha tidak menjawab sama sekali.

Melihat itu, Raja Bimbisara menurunkan permintaannya menjadi 12 tahun, namun Sang Buddha juga tidak menjawab; kemudian dia meminta lagi: “Biarkanlah saya memberi persembahan selama 12 bulan!” Sang Buddha tetap tidak menjawab. Raja Bimbisara tidak ingin melewatkan kesempatan yang ada, dia kembali meminta dengan tulus: “Paling tidak Anda membiarkan saya memberi persembahan selama 3 bulan.” Akhirnya Sang Buddha tersenyum dan menganggukkan kepala: “Baiklah! Demi memenuhi harapanmu, anda akan dibiarkan memberi persembahan kepada Buddha dan Sangha selama 3 bulan.”

Mengapa Sang Buddha tidak mau menerima usul Raja Bimbisara untuk menerima persembahan selama seumur hidup, 12 tahun atau 12 bulan? Sebab jika hanya menerima persembahan dari satu individu saja, berarti para anggota Sangha tidak perlu lagi melakukan pindapata, tidak berkesempatan lagi untuk berhubungan dengan khalayak banyak, orang-orang juga tiada kesempatan untuk memberikan persembahan pada anggota Sangha dan mendengarkan pembabaran dhamma, lalu bagaimana ajaran Buddha dapat disebarkan secara lebih meluas?

Ini juga merupakan semangat “perekrutan Bodhisatwa dunia” dari Tzu Chi pada masa sekarang. Saya berharap biar berada di negara mana pun atau pelosok mana pun, insan Tzu Chi dapat terjun ke dalam masyarakat luas dengan citra bersih dari murid Buddha, membangkitkan cinta kasih tanpa pamrih dalam diri semua orang dan membawa orang-orang melangkah ke arah yang tepat, agar jalan Bodhisatwa yang ditapaki dapat semakin lebar, semakin luas dan semakin jauh.

Menyerap dhamma ke dalam batin dan menerimanya dengan suka cita, menjalin jodoh baik secara luas demi menyadarkan semua makhluk

“Catur-samgraha-vastu” (Empat metode dalam memeluk semua makhluk) yang terdiri atas dana (berdana), priyavacana (berkata baik), arthakriya (berbuat baik), serta samanarthata (dapat bekerja sama dengan baik) merupakan metode yang tidak boleh tidak ada bagi Bodhisatwa dalam upaya menyadarkan semua makhluk.
 
“Dana”: selain “amisa dana” (berdana berupa materi) yang berwujud, kita juga harus menanamkan benih kebajikan dengan “dhamma dana” (berdana berupa dhamma atau ajaran) dan “abhaya dana” (berdana dengan memberikan rasa aman), membasahi lahan batin para penerima bantuan dengan air dhamma, membuat mereka menjadi tegar tanpa rasa takut dan mampu melangkah maju dengan langkah yang mantap.

“Priyavacana”: kita harus mempergunakan “kekuatan lembut” dan di mulai dari ucapan, mempergunakan tutur kata baik dan lembut untuk menghibur, memberi dorongan semangat dan bimbingan sesuai kemampuan batin setiap orang; jika di antara sesama dapat berkomunikasi dengan kata-kata baik, tentu akan dapat “saling mewariskan kata-kata baik”.

“Arthakriya”: kita harus menjaga tindakan diri sendiri, agar setiap langkah yang ditapaki atau setiap hal yang diperbuat dapat memberi manfaat bagi dunia ini. Selain berbuat baik, lebih penting lagi adalah “bertindak secara nyata”, harus membangun keteladanan bagi dunia ini, dengan memberikan bimbingan tanpa kata berupa keteladanan diri sendiri.

“Samanarthata”: ketika melangkah ke dalam masyarakat ramai, kita harus mempergunakan kewelas asihan dan kebijaksanaan, memberikan bimbingan dengan sabar dan secara sistimatis, saling memberi perhatian, serta mengajak masyarakat luas untuk sama-sama berbuat baik dan merasakan manfaat dhamma.

Dhamma harus diserapkan ke dalam batin dan diterima dengan suka cita, baru kita dapat menjalin jodoh baik secara luas di dalam masyarakat luas sesuai dengan tingkat pemahaman orang-orang, sehingga orang-orang dapat menaruh hormat dan mencintai kita; saya berharap setiap orang dapat menjaga aktifitas tubuh, ucapan dan pikiran dengan baik, agar orang-orang dapat tergugah untuk ikut berpartisipasi, sehingga terbentuk barisan Bodhisatwa yang panjang, sama-sama menunaikan perbuatan baik di dunia ini.

※ Dikutip dari Majalah Bulanan Tzu Chi edisi 543
 
四攝法行正道 人間菩薩大招生
 
頻婆沙羅王非常景仰佛陀,一日,他至誠懇切地來到佛陀面前,請佛帶領弟子入王宮,接受他的終身供養。佛陀聞言默然。

頻婆沙羅王見狀,退而請求供養十二年,但佛陀仍未答應;他再提出請求:「讓我虔誠供養十二個月吧!」佛陀依舊沒有回應。頻婆沙羅王不願放棄機會,再度懇求:「至少請您讓我供養三個月吧!」這時,佛陀終於微笑點頭:「好吧!就圓滿你的心願,讓你供佛及僧三個月。」

為何佛陀不願接受頻婆沙羅王的提議,帶領僧團弟子接受一輩子、十二年或是十二個月的供養?因為假使只接受一人供養,出家眾無須托缽化緣,就無法接觸人群,眾生也沒有機會供僧聞法,佛法如何普遍開展?

回到現代,這也是慈濟「人間菩薩招生」的精神。我希望,不論在哪一個國度、任何一個角落,慈濟人都能以佛弟子的清淨形象,走入人群,啟發眾生無私之愛,帶領人人行往正確的方向,讓菩薩道愈走愈寬、愈廣、愈遠。

法入心喜受用 廣結善緣度眾生

「四攝法」布施、愛語、利行、同事,是菩薩度眾不能缺少的方法。

「布施」:除了有形的「財施」,還要以「法施」和「無畏施」,播下善種,引法水滋潤受助者心田,讓人堅定無畏,安穩前行。

「愛語」:要運用「軟實力」,從說話開始,隨順對方根機,用善而柔的語言去安慰、勉勵、教育;彼此好話相對,就能「愛語相受」。

「利行」:要愛惜自己的身行,所走的每一步、所做的每一件事,都是有利人間。利行更需「力行」,要為人間立典範,做「不言之教」。

「同事」:行入人群,要提起慈悲智慧,循循善誘、相互關懷,接引大眾同做好事,同霑法益。

法要入心、歡喜受用,才能在人群中觀機逗教,廣結善緣,使人敬而愛之;期待人人照顧好身、口、意,讓人感動相隨,號召浩蕩長的菩薩隊伍,共同成就人間好事。

※本文摘自《慈濟月刊》543期

Asparagus Tumis Mangga



Inline image 1 
Bahan:
¼ kg asparagus,¼ kg konnyaku, 1 buah paprika, 1 butir mangga
 
Bumbu:
Sedikit minyak, satu sendok teh garam, ½ sendok teh kaldu jamur

Cara pembuatan:
1.    Konnyaku dimasak sebentar dan keluarkan.
2.    Asparagus dan paprika dipotong-potong.
3.    Mangga dikupas kulit dan dipotong-potong.
4.    Panaskan wajan, tambahkan sedikit minyak, masukkan asparagus, konnyaku dan paprika, tumis sambil aduk sampai masak, tambahkan sedikit garam dan kaldu jamur, setelah api dimatikan, masukkan mangga dan aduk, siap dihidangkan.

Konnyaku (Jelly Ubi)

Inline image 2 Inline image 4


Konnyaku adalah salah satu makanan tradisional Jepang yang berbentuk seperti jelly. Selain sehat dan mempunyai kadar serat yang tinggi, konyaku juga bisa dijadikan sebagai pilihan makanan sehat bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan, Digunakan sebagai variasi isi takoyaki.
 
Orang Indonesia mungkin belum pernah lihat konnyaku, tapi shirataki sudah bisa didapat di supermarket di Jakarta. Shirataki biasanya dipakai dalam masakan sukiyaki. Sedangkan Konnyaku sering dipakai dalam Oden. Konnyaku dan shirataki (yang kelihatan seperti soun tebal) itu satu jenis karena terbuat dari umbi ubi konnyaku.
 
蘆筍炒芒果
 
材料:蘆筍半斤、蒟篛半斤、甜椒一個、芒果一顆。

調味料:拉油少許、鹽一小匙、香菇精半小匙。

作法:
1.先將蒟篛川燙後撈起備用。
2.蘆筍切段、紅椒切條狀後備用。
3.芒果去皮切塊備用。
4.熱鍋後加入少許油,將蘆筍、蒟篛、紅椒加入拌炒至全熟,再加入少許鹽、香菇精調味,關火後再加入芒果並攪拌一下後即可起盤。

(食譜提供:廖金蓮)
 

Bagaimana menyerahkan satu rapor kehidupan yang bagus?

Ada orang bertanya:
Ajaran Buddha sedemikian mendalam, bagaimana dapat menyelaminya dengan cermat? Bagaimana dapat mengejarnya? Bagaimana pula dapat memahaminya?

Master menjawab:
Sebetulnya, ajaran Buddha harus dimanfaatkan sepenuhnya dalam kehidupan sehari-hari. Jika setiap lapangan kerja dapat memahami ajaran Buddha dan dipergunakan dalam profesi dan bidang usahanya, pasti akan sukses. Sebab ajaran Buddha merupakan sumber edukasi bagi setiap lapangan kerja.

Jika seorang pengusaha dapat menyerap pengajaran dari ajaran Buddha, bisnisnya pasti dilakukan dengan sangat jujur, juga dapat memberi manfaat bagi orang banyak. Walau kita mengambil keuntungan berupa harta duniawi, namun dapat membawa kemakmuran bagi masyarakat; banyak dari kaum pengusaha yang mengambil keuntungan dari masyarakat dan mau mempergunakannya bagi kesejahteraan masyarakat, dengan demikian tentu akan menjadi seorang “pengusaha bersemangatkan misi” yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Jika seorang dokter memiliki semangat dari ajaran Buddha, dia akan mengembangkan hati cinta kasihnya untuk menolong orang. Sebagai contoh adalah para dokter di RS Tzu Chi, setiap dokter memiliki semangat Tzu Chi yang merupakan edukasi dari filosofi ajaran Buddha. Dari itu, mereka betul-betul mengembangkan bidang pengobatan berlandaskan cinta kasih.

Paling penting adalah para dokter RS Tzu Chi memiliki hati cinta kasih, mereka dapat mempraktekkan ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari, mereka tahu akan panggilan jiwa sebagai seorang dokter, yaitu mengembangkan fungsi mereka untuk menolong orang, makanya pada masa liburan Tahun Baru Imlek, mereka tetap menempatkan hati dan pikiran mereka pada diri pasien. Jika seorang dokter memiliki semangat Tzu Chi dan dapat menanamkan ajaran Buddha, tentu dirinya akan menjadi seorang dokter budiman.

※ Dikutip dari Almanak Tzu Chi tahun 1966 – 1992
 

如何交出一份漂亮的人生成績單?

 
有人問:佛法這麼深,如何去探究?如何去追求?如何才能了解?

上人開示:其實,佛法是要發揮在日常生活中。各行各業若能夠了解佛法,用在自己的行業上,一定能成功。因為佛法是各行各業教育的源泉。

做生意的人吸收佛法的教育,生意一定做的很誠實,且能利益人群。雖然他們賺世間財,但能使社會繁榮;很多企業家,懂得取之社會,用之社會,如此就可以成為奉獻社會的「志業家」。

做醫生的,若有佛教的精神,可以發揮愛心及救人的功能。比如慈濟醫院的醫生,每個人都有慈濟的精神,亦即是佛教道理的教育。因此,他們確實發揮了愛的醫療。

最重要的是,我們的醫生有愛心,他們將佛法生活化,知道當醫生的使命,就是要發揮救人的功能,因此,過年期間也把心放在病患身上。所以說,當醫生的有慈濟的精神、佛法的教育,就可以當個好醫生。

※本文摘自:《慈濟年鑑》1966-1992

Bagaimana agar tidak “membenci kejahatan bagaikan terhadap musuh mematikan”?

Ada orang bertanya kepada Master Cheng Yen:
Bagaimana caranya supaya tidak “membenci kejahatan bagaikan terhadap musuh mematikan”, serta dapat memperlakukan setiap orang dan setiap masalah dengan tutur kata lemah lembut?
 
Master menjawab:
Mana ada orang yang dapat disebut sebagai musuh, sebab kewelas asihan tidak akan memiliki musuh. Pada kenyataannya, seperti disebutkan oleh Sang Buddha dengan “kusala (yang baik), akusala (yang jahat) dan abyakata (yang netral, tidak dapat ditentukan)”, siapa yang telah berbuat segala kebajikan, lalu siapa pula yang telah berbuat segala kejahatan? Walau dikatakan bahwa sifat manusia pada awalnya adalah bajik, namun sifat manusia awam selalu terpengaruh oleh faktor lingkungan setelah lahir, tanpa tertahankan akan berubah mengikuti kondisi lingkungan, mungkin saja dalam kondisi lingkungannya itu, dirinya menampakkan kekurangan, namun ketika berpindah ke kondisi lingkungan lain, dirinya akan berubah secara total. Maka dikatakan bahwa pengaruh lingkungan besar sangatlah penting. Kita tidak ada ruginya kalau sering-sering menyanyikan “Tiga tiada di dunia ini” (di dunia ini tiada orang yang tidak kucintai, tiada orang yang tidak kupercayai dan tiada orang yang tidak kumaafkan), lebih banyak belajar kemampuan untuk mengasuh diri, sampai mencapai taraf di dunia ini tiada orang yang tidak kucintai.

Saya juga bisa marah, namun setelah emosi bangkit, saya langsung merubah jalan pikiran, saya akan mengingatkan diri agar bisa “bertenggang rasa dalam segala hal”. Kadangkala akan terpikirkan juga: “Mengapa demikian?”, namun saya tetap saja percaya kalau suatu hari nanti, dia akan berubah menjadi baik. Ketika perasaan sedang bergejolak, tenangkan pikiran terlebih dahulu, setelah tenang barulah berbicara, dengan demikian perkataan kita tidak akan melukai perasaan orang dan tidak akan menciptakan konflik.

Ceramah Master Cheng Yen pada tanggal 14 Januari 2004
Dikutip dari Jurnal Harian Master Cheng Yen edisi musim semi tahun 2004
 
如何才不會「嫉惡如仇」?
 
有人問及:如何才不會「嫉惡如仇」,對待任何人事都能柔言軟語?
 
上人回答:
哪裡有什麼仇人,慈悲就無敵人哪! 而事實上,所謂「善惡無記」,誰人是盡善,又誰人是盡惡?雖說人之初,性本善,但凡夫的性情總是受後天環境影響,不自禁地隨著環境而變化,也許他在那樣的 境界、環境之下,顯露出某些缺點,但轉換到別的環境,就可能完全變了個人。所以說,大環境的薰陶很重要。而我們不妨常唱 「普天三無」,多善加學習修養的功夫,做到普天之下沒有我不愛的人。

我也會生氣,但動了氣後,會馬上轉念,會教自己「凡事包容」。有時候當下難免想著:「怎麼這樣呢!」但總是相信著,總有一天,他一定會改好的!當情緒起來時,先沈澱一下,冷靜後再說話,才不會傷人,或造成對立。

證嚴上人開示於2004年01月14日
本文摘自:《證嚴上人衲履足跡》2004年春之卷

Spageti air tahu


Inline image 1


Bahan:
Air tahu, jamur segar (jamur hioko/shiitake, jamur moko, jamur tiram raja/ jamur abalon amandel, jamur hon-shimeji.... semuanya bisa dipakai), spageti, sayur kol diiris kecil-kecil.
 
Bumbu:
Lada hitam, garam sedikit, tepung keju, saus tomat.  
 
Cara pembuatan:
1.   Spageti direbus sampai masak.
2.   Masukkan jamur segar ke dalam kuali dan ditumis kering sampai tercium bau harumnya, tambahkan satu sendok teh minyak zaitun (olive oil), masukkan sayur kol dan sedikit air, tumis sampai masak, kemudian tuangkan air tahu, sedikit garam, saus tomat dan spageti, aduk sampai campur betul.
 3.  Tuangkan spageti siap aduk ke atas piring, di atasnya taburkan lada hitam dan tepung keju, juga boleh taruhkan sedikit sayur brokoli hijau sebagai pelengkap warna.
 
* Membuat sendiri saus tomat:
Di atas permukaan tomat digores silang dengan pisau, masukkan ke dalam air mendidih sejenak, keluarkan dan kupas kulitnya, potong kecil-kecil, goreng dengan api sedang, tambahkan sedikit garam dan gula, lalu rebus dengan api kecil sampai tomat sedikit kental, keluarkan separuh dan masukkan ke dalam blender untuk diblender jadi jus, kemudian jus dicampur dengan sisa separuh tomat tadi, jadilah saus tomat.

豆漿義大利麵
 
材 料:豆漿、菇類﹝鮮香菇、蘑菇、杏鮑菇,鴻喜菇..皆可﹞、麵條、高麗菜切小塊。
調味料:黑胡椒、鹽少許、起士粉、番茄醬

作 法:
1. 麵條燙熟備用。
2. 將鮮菇放入鍋內乾煸至有香味,加入1小匙的橄欖油,放入高麗菜及少許的水炒熟,再加入豆漿、少許鹽及番茄醬與麵條,一同拌勻。
3. 拌好的義大利麵盛入盤中,上面撒上黑胡椒及起士粉,再放一點綠花椰菜做配色。

◎自製番茄醬料:番茄上面用刀劃十字,放入滾水中燙一下,取出剝皮、切丁,用中火翻炒,加入少許鹽、糖,再用小火熬煮到有番茄有點黏稠,取出一半倒入果汁機打成汁,再與另一半混和即成。

(食譜提供:洪綿)